Kabupaten.co.id – Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan fasilitas jaminan kesehatan yang diberikan pemerintah melalui BPJS Kesehatan kepada masyarakat, terutama peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Memastikan status KIS aktif atau tidak sangat penting, terutama sebelum melakukan pengobatan atau berkunjung ke fasilitas kesehatan. Banyak peserta baru menyadari bahwa kartunya bermasalah saat tiba di faskes, sehingga pelayanan menjadi terhambat. Karena itu, pengecekan status KIS sebaiknya dilakukan secara berkala.
Di era digital saat ini, pengecekan status KIS sudah semakin mudah dan bisa dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari aplikasi resmi, website BPJS, hingga layanan WhatsApp dan call center. Prosesnya cepat, gratis, dan tidak membutuhkan waktu lama. Berikut panduan lengkap cara cek KIS aktif atau tidak yang bisa Anda lakukan kapan pun.
Cara Cek KIS Aktif Lewat Aplikasi Mobile JKN
Cara paling praktis untuk mengetahui status KIS adalah melalui aplikasi Mobile JKN yang disediakan BPJS Kesehatan. Layanan ini dapat diakses oleh seluruh peserta, termasuk pemegang KIS PBI.
Berikut langkah-langkahnya:
-
Unduh aplikasi Mobile JKN melalui Google Play Store atau App Store.
-
Lakukan pendaftaran akun menggunakan NIK atau nomor peserta BPJS.
-
Login ke aplikasi menggunakan email dan password yang sudah dibuat.
-
Pilih menu Peserta untuk melihat detail status keanggotaan.
-
Di halaman tersebut akan muncul informasi status aktif atau tidak, faskes terdaftar, kelas perawatan, dan data peserta lainnya.
Jika status menunjukkan “aktif”, berarti KIS dapat digunakan untuk layanan kesehatan. Jika status “tidak aktif”, Anda perlu menghubungi Dinas Sosial atau BPJS setempat untuk pengecekan lebih lanjut.
Cara Cek KIS Aktif Melalui Website BPJS Kesehatan
Selain aplikasi, peserta juga bisa mengecek status kepesertaan melalui website resmi BPJS Kesehatan. Metode ini cocok bagi Anda yang tidak ingin menginstal aplikasi.
Berikut cara ceknya:
-
Kunjungi laman https://cekbpjs.bpjs-kesehatan.go.id
-
Masukkan NIK, tanggal lahir, dan kode verifikasi.
-
Klik tombol Cek Peserta.
-
Sistem akan menampilkan status BPJS atau KIS Anda, lengkap dengan informasi faskes dan jenis kepesertaan.
Jika website mengalami gangguan, peserta dapat menunggu beberapa menit atau mencoba metode lain seperti WhatsApp atau call center.
Cara Cek KIS Aktif Lewat WhatsApp BPJS (PANDAWA)
BPJS Kesehatan menyediakan layanan administrasi online bernama PANDAWA melalui WhatsApp. Layanan ini bisa digunakan untuk cek status kepesertaan.
Berikut langkah-langkahnya:
-
Simpan nomor resmi BPJS Kesehatan: 0811-8-165-165
-
Kirim pesan dengan format: Halo, saya ingin cek status KIS
-
Sistem akan memberikan panduan verifikasi data seperti NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir.
-
Tunggu beberapa menit hingga petugas memberikan informasi status keanggotaan Anda.
Metode ini sangat membantu peserta yang membutuhkan jawaban cepat tanpa harus datang ke kantor BPJS.
Cara Cek KIS Aktif Melalui Call Center 165
Jika membutuhkan layanan yang lebih cepat, peserta dapat menghubungi call center BPJS Kesehatan di nomor 165.
Berikut panduannya:
-
Hubungi nomor 165 melalui ponsel.
-
Pilih menu layanan peserta BPJS.
-
Sampaikan bahwa Anda ingin mengecek status KIS.
-
Petugas akan meminta data seperti NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir.
-
Informasi status kepesertaan akan diberikan saat itu juga.
Layanan call center beroperasi 24 jam sehingga dapat diakses kapan pun.
Cara Cek KIS Aktif Melalui Kantor BPJS Kesehatan
Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih detail atau ada permasalahan pada kepesertaan, datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan bisa menjadi solusi terbaik.
Berikut yang perlu dilakukan:
-
Bawa KTP atau KK asli.
-
Ambil antrean di loket layanan peserta.
-
Sampaikan kepada petugas bahwa Anda ingin mengecek status KIS.
-
Petugas akan melakukan pengecekan lengkap pada sistem, termasuk faskes, kepesertaan, dan penyebab nonaktif jika terjadi masalah.
Metode ini paling akurat terutama jika kartu dinonaktifkan karena verifikasi data atau perubahan status kepesertaan.
Penyebab KIS Tidak Aktif
Beberapa alasan umum yang menyebabkan KIS menjadi tidak aktif antara lain:
-
Data kependudukan tidak valid atau belum sinkron dengan Dukcapil
-
Peserta tidak termasuk kategori PBI terbaru berdasarkan pemutakhiran data Kementerian Sosial
-
Perubahan status sosial ekonomi keluarga
-
Duplikasi data atau perbedaan identitas
-
Perubahan NIK, KK, atau pindah domisili tanpa pelaporan
Jika Anda termasuk penerima KIS PBI, sebaiknya memastikan bahwa data kependudukan selalu diperbarui.
Kesimpulan
Mengetahui cara cek KIS aktif atau tidak sangat penting agar Anda bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa hambatan. Pemerintah telah menyediakan berbagai metode pengecekan yang mudah diakses, mulai dari Mobile JKN, website resmi, WhatsApp PANDAWA, call center 165, hingga layanan kantor BPJS Kesehatan. Jika status KIS Anda tidak aktif, segera lakukan pengecekan data ke Dukcapil atau Dinas Sosial agar kepesertaan dapat dipulihkan. Dengan melakukan pengecekan secara berkala, Anda dapat memastikan bahwa fasilitas jaminan kesehatan selalu siap digunakan saat dibutuhkan.
